ANALISIS KOMPARATIF TAFSIR SURAT AL-FATIHAH MENURUT IBNU KATSIR DAN BUYA HAMKA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Keywords:
tafsir Al-Fatihah, tafsir Al Fatihah, Buya HamkaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif penafsiran Surat Al-Fatihah menurut Ibnu Katsir dan Buya Hamka serta implikasinya dalam pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Sumber data primer berasal dari Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim karya Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan pada aspek tauhid, ibadah, dan permohonan petunjuk sebagai inti kandungan Al-Fatihah. Adapun perbedaannya terletak pada pendekatan penafsiran, di mana Ibnu Katsir menekankan metode tafsir bi al-ma’tsur, sedangkan Buya Hamka menggunakan pendekatan kontekstual dan filosofis. Kedua pendekatan tersebut memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan Islam yang bersifat integratif antara nilai-nilai klasik dan kebutuhan kontemporer.
Downloads
References
Hamka. 1984. Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.
Ibnu Katsir. 2000. Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim. Beirut: Dar al-Fikr.
Qattan, Manna’ Khalil al-. 2000. Mabahits fi ‘Ulum al-Qur’an. Beirut: Mu’assasah ar-Risalah.
Shihab, M. Quraish. 1999. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.
Tafsir, Ahmad. 2004. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 STIT Muhammadiyah Abdya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







